Thursday, October 19, 2006
Kata jawa kuna
Pembatja, toelisan ini moengkin hanya sederhana saja. Saja tidak sengaja membatja Kamus Jawa Kuno (Kawi) jang ditoelis oleh L. Mardiwarsito. Sahaja memboeka-boeka beberapa halaman dan menemoekan istilah jang saja rasa perloe. Misalnja pada kata tamara jang artinja gamelan. Kemudian kata amara jang joega banjak nama2 perempoean daripadanja, kata itoe berarti kekal tidak dapat mati. Yang tentoenja soedah famialer yaitu dian ja, artinya pelita. Lagi, misalnja kata asti, jang berarti ada, mawjoed (arab) jika ditoelis asthi maknanja jadi tulang atau debu. Baroe-baroe ini ada nama jang coekoep kita kenal, Nandien, saja temoekan dikamoes itoe nandin, nandin berarti gelar oentoek dewa Siwa. Kalao tamara jang artinja sederhana namoen dirasakan cantik oentoek sebuah nama misalnja bersanding dengan geraldine atao blezensky. Sebagai penoetoep saja cari kata tukul (toekoel), artinja bagoes loh, kurang lebih toendoek atao patoeh.
Wednesday, October 18, 2006
batu
mungkin pernah naik kendaraan
jauhkah jalan yang anda tempuh
jika ya, maka anda disebut
penumpang batu
mungkin pernah naik kendaraan
menghabiskan rute yang tersedia tak terjeda
jika ya, maka anda disebut
penumpang batu
mungkin pernah naik kendaraan
tak beranjak duduk, tak tergantikan
jika ya, maka anda disebut
penumpang batu
mungkin pernah naik kendaraan
bagai penguasa, tertidut, sadar hingga tujuan akhir
jika ya, maka anda disebut
penumpang batu
titipan masa kini, skr_06
jauhkah jalan yang anda tempuh
jika ya, maka anda disebut
penumpang batu
mungkin pernah naik kendaraan
menghabiskan rute yang tersedia tak terjeda
jika ya, maka anda disebut
penumpang batu
mungkin pernah naik kendaraan
tak beranjak duduk, tak tergantikan
jika ya, maka anda disebut
penumpang batu
mungkin pernah naik kendaraan
bagai penguasa, tertidut, sadar hingga tujuan akhir
jika ya, maka anda disebut
penumpang batu
titipan masa kini, skr_06
sepuh
........ selagi ingat
pagi-pagi betul, waktu itu
perempuan tak lagi muda
sudah sepuh rupanya
wanita tua itu tampil gagah
memukul para pencoleng hingga berdarah-darah ?!
tentu tidak !
.......... selagi saya ingat
waktu itu masih pagi hari
wanita tua tampil gagah
ia tak hanya memukul tapi juga
pandai bersandiwara
......... selagi ingat
si tangan panjang yang menyebalkan
gagal menuntaskan aksinya
karena seorang perempuan sepuh, jauh dari muda
ia bersandiwara, menolong gadis
gadis manis dengan perhiasaan seadanya itu
........ selagi saya ingat
apa sandiwaranya,
bagai artis televisi
ia jumpalitan meramu kata
nak ! mengapa duduk terpisah !
sini nak ! kepada si gadis yang dirasa anak kandungnya
pak ! bertukar tempat dengan saya sudikah ?
......... selagi ingat
dasar copet, ia enggan tapi tak kuasa
wanita tua mengaku ibunya
berbalut pintanya, niatnya luluh
sudi tak sudi, mangsapun lari
untuk ibu yang pahlawan
titipan masa kini,skr_06
pagi-pagi betul, waktu itu
perempuan tak lagi muda
sudah sepuh rupanya
wanita tua itu tampil gagah
memukul para pencoleng hingga berdarah-darah ?!
tentu tidak !
.......... selagi saya ingat
waktu itu masih pagi hari
wanita tua tampil gagah
ia tak hanya memukul tapi juga
pandai bersandiwara
......... selagi ingat
si tangan panjang yang menyebalkan
gagal menuntaskan aksinya
karena seorang perempuan sepuh, jauh dari muda
ia bersandiwara, menolong gadis
gadis manis dengan perhiasaan seadanya itu
........ selagi saya ingat
apa sandiwaranya,
bagai artis televisi
ia jumpalitan meramu kata
nak ! mengapa duduk terpisah !
sini nak ! kepada si gadis yang dirasa anak kandungnya
pak ! bertukar tempat dengan saya sudikah ?
......... selagi ingat
dasar copet, ia enggan tapi tak kuasa
wanita tua mengaku ibunya
berbalut pintanya, niatnya luluh
sudi tak sudi, mangsapun lari
untuk ibu yang pahlawan
titipan masa kini,skr_06
biasa disebut
suatu pagi
sore hingga menjelang malam
berkendara massal
mengejar apa yang disebut
alat transportasi
bagi kami, masyarakat kecil
tak ada kuasa, jadi kami
berkendara massal, kelas ekonomi
ya namanya ekonomi
ya murah, ya seadanya
kami berjejeran, biasa disebut
sarden manusia
ya namanya kelas ekonomi,
ya murah, ya seadanya
kami berjejalan, biasa disebut
sarden manusia
ya namanya ekonomi
ya murah, ya seadanya
kami berdesakan,
mirip sarden manusia
titipan masa kini, skr_06
Saturday, October 14, 2006
IBRAHIM (A.S.) MENCARI TOEHAN
Sidang blogger jang berbahagia. Kembali sahaja menoelis soeatu hal jang menoeroet saja penting. Kenapa, karena hal ini telah diseboet-seboet dalam Kitab Soeci. Beloem pernah sahaja (semoga diampoeni) mendapati seboeah kisah jang semajam ini dari seloeroeh soerat dalam al-Qur'an al-Karim. kisah jang coba saja akan toetoerkan kepada anda. Kisah ini adalah perpaduan antara kehendak logika dan iman. Kisah terseboet saja noekil (ambil)oetoek hadirin pembatja.
Ibrahim termasuk dalam jajaran para Nabi dan rasoel jang wajib dijakini. Ibrahim moeda memang sangat pemberani dan sepertinja diberi kelebihan akal jang lebih. Logika jang dia gunakan ketika ia mempertanjaken sembahan2 daripada orang2 zaman itoe. Mereka memboeat toehan2 dari tangan2 mereka sendiri. Batoe2 jang mereka ambil, kemudian dipahat menjeroepai manoesia, diboeat ada jang besar ada jang kecil. Sekali waktoe ia melakoekan action dengan merobohkan patung jang paling besar jang disembah kala itoe. Keyakinan bahwa batoe jang mereka sembah takkan bermanfaat terboekti, tetapi ia haroes menjalani hukum bakar oleh raja jang zalim, Namrudz namanja.
Kisah selandjoetnja adalah kisah jang memboeka cakrawala berfikir (thinking). Ibrahim (A.S.)seperti halnja para pemikir Joenani kuna. Ketertarikan jang amat sangat pada alam. Hari2 jang ia lalui seperti biasanja kini beroebah. Malam adalah sa'at2 jang mendebarkan boeatnja. Gerangan apakah jang memboeat ia begitoe terpesona, tidak lain pada sang remboelan. Dengan tengadah diangkasa ia melihat taburan benda2 langit (jang kita kenal saat ini sebagai bintang-gemintang). Tetapi dari taburan bintang2 itoe boelan begitoe memegang kendali. Seakan benda2 langit jang bertaboeran bersoejoed dan memoeji sang remboelan. Apakah ini jang akan menjadi sembahan akoe kelak ? (gumannja). Keesokan pagi ia terbangoen namoen apa daja, boelan jang begitoe indah telah lenjap entah kemana. Ia mendapati matahari jang panas apalagi saat ditengah hari, dirasanja memboeat koelit terasa terbakar. Sejoeroes kemoedian boelan takloek ditangan matahari !???
Bagaimana selanjoetnja. Baiklah kita landjoetkan tjeritera ini. Malam2 berikoetnja menjadi sa'at2 jang begitoe koedoes baginja. Remboelan memboeatnja tenteram, damai dan sedjoek, tiap2 pandangan kearahnja memberi kesan jang berbeza. Akan tetapi seperti kemarin, boelan pergi tanpa pesan sedikitpoen, ia poen moelai ragoe. Keragoeannja coba dijawab dengan mengamati matahari. Dalam kekecewaan ia dapati toeboehnja terasa hangat, tidak hanja itoe bahkan seloeroeh makhloekpun terlihat bergairah. Dini hari saja, ajam telah menjamboetnja. Makin tinggi lagi, tepatnja di pagi hari tetoemboehan begitoe segar. Pagi jang sedjuk ditemani semilir angin, kicauan beboeroeng dan merekahnja aneka bunga. Matahari telah meroebah soeasana, Ibrahim (A.S.)agaknja moelai beroebah haloeannja. Hari berganti hari, ia mendapati bahawa malam dan siang hanjalah sebuah keadaan. Pasti ada kekoeatan jang maha dahsjat jang telah memboeat ini semua. Tiadalah malam mendahoeloei siang dan sebaliknja. Malam memboeat soeasana sjahdoe, damai dan memboeat suanna rilex, sebaliknja siang dengan sang fajarnja telah menghangatkan dan memboeat makhloek bergairah.
Bagaimana selandjoetnja, tiadalah ia jadi bersoejoed pada sang remboelan dan atao pada matahari. Pencariannja selama ini telah menoentoennja pada soeatoe kekoeatan jang ada dibalik ini semoea. Keteratoeran alam ini ia yakini ada jang menciptanja. Akhirnja ia memoetoeskan oentoek hanja beriman pada kekoeatan itoe. Dengan cerita itoelah Tuhan mengisahkan pada kita seorang jang mentjari Toehan lewat alam. Sebeloem akhirnja berada dalam gengaman Toehan Allah SWT. jang memberinja kejakinan oentoek soejoed hanja pada Allah SWT. Moengkin kisah ini dapat menjadi jalan penerang bagie anda jang masih mencari atao bahkan tidak jakin akan keberadaan Toehan. Atau menjadi inspirasi bahwa kita adalah hanja ciptaannja jang lemah lagi tak berdaja, tanpan-Nja kita soenggoeh takberdaja. !
Sidang blogger jang berbahagia. Kembali sahaja menoelis soeatu hal jang menoeroet saja penting. Kenapa, karena hal ini telah diseboet-seboet dalam Kitab Soeci. Beloem pernah sahaja (semoga diampoeni) mendapati seboeah kisah jang semajam ini dari seloeroeh soerat dalam al-Qur'an al-Karim. kisah jang coba saja akan toetoerkan kepada anda. Kisah ini adalah perpaduan antara kehendak logika dan iman. Kisah terseboet saja noekil (ambil)oetoek hadirin pembatja.
Ibrahim termasuk dalam jajaran para Nabi dan rasoel jang wajib dijakini. Ibrahim moeda memang sangat pemberani dan sepertinja diberi kelebihan akal jang lebih. Logika jang dia gunakan ketika ia mempertanjaken sembahan2 daripada orang2 zaman itoe. Mereka memboeat toehan2 dari tangan2 mereka sendiri. Batoe2 jang mereka ambil, kemudian dipahat menjeroepai manoesia, diboeat ada jang besar ada jang kecil. Sekali waktoe ia melakoekan action dengan merobohkan patung jang paling besar jang disembah kala itoe. Keyakinan bahwa batoe jang mereka sembah takkan bermanfaat terboekti, tetapi ia haroes menjalani hukum bakar oleh raja jang zalim, Namrudz namanja.
Kisah selandjoetnja adalah kisah jang memboeka cakrawala berfikir (thinking). Ibrahim (A.S.)seperti halnja para pemikir Joenani kuna. Ketertarikan jang amat sangat pada alam. Hari2 jang ia lalui seperti biasanja kini beroebah. Malam adalah sa'at2 jang mendebarkan boeatnja. Gerangan apakah jang memboeat ia begitoe terpesona, tidak lain pada sang remboelan. Dengan tengadah diangkasa ia melihat taburan benda2 langit (jang kita kenal saat ini sebagai bintang-gemintang). Tetapi dari taburan bintang2 itoe boelan begitoe memegang kendali. Seakan benda2 langit jang bertaboeran bersoejoed dan memoeji sang remboelan. Apakah ini jang akan menjadi sembahan akoe kelak ? (gumannja). Keesokan pagi ia terbangoen namoen apa daja, boelan jang begitoe indah telah lenjap entah kemana. Ia mendapati matahari jang panas apalagi saat ditengah hari, dirasanja memboeat koelit terasa terbakar. Sejoeroes kemoedian boelan takloek ditangan matahari !???
Bagaimana selanjoetnja. Baiklah kita landjoetkan tjeritera ini. Malam2 berikoetnja menjadi sa'at2 jang begitoe koedoes baginja. Remboelan memboeatnja tenteram, damai dan sedjoek, tiap2 pandangan kearahnja memberi kesan jang berbeza. Akan tetapi seperti kemarin, boelan pergi tanpa pesan sedikitpoen, ia poen moelai ragoe. Keragoeannja coba dijawab dengan mengamati matahari. Dalam kekecewaan ia dapati toeboehnja terasa hangat, tidak hanja itoe bahkan seloeroeh makhloekpun terlihat bergairah. Dini hari saja, ajam telah menjamboetnja. Makin tinggi lagi, tepatnja di pagi hari tetoemboehan begitoe segar. Pagi jang sedjuk ditemani semilir angin, kicauan beboeroeng dan merekahnja aneka bunga. Matahari telah meroebah soeasana, Ibrahim (A.S.)agaknja moelai beroebah haloeannja. Hari berganti hari, ia mendapati bahawa malam dan siang hanjalah sebuah keadaan. Pasti ada kekoeatan jang maha dahsjat jang telah memboeat ini semua. Tiadalah malam mendahoeloei siang dan sebaliknja. Malam memboeat soeasana sjahdoe, damai dan memboeat suanna rilex, sebaliknja siang dengan sang fajarnja telah menghangatkan dan memboeat makhloek bergairah.
Bagaimana selandjoetnja, tiadalah ia jadi bersoejoed pada sang remboelan dan atao pada matahari. Pencariannja selama ini telah menoentoennja pada soeatoe kekoeatan jang ada dibalik ini semoea. Keteratoeran alam ini ia yakini ada jang menciptanja. Akhirnja ia memoetoeskan oentoek hanja beriman pada kekoeatan itoe. Dengan cerita itoelah Tuhan mengisahkan pada kita seorang jang mentjari Toehan lewat alam. Sebeloem akhirnja berada dalam gengaman Toehan Allah SWT. jang memberinja kejakinan oentoek soejoed hanja pada Allah SWT. Moengkin kisah ini dapat menjadi jalan penerang bagie anda jang masih mencari atao bahkan tidak jakin akan keberadaan Toehan. Atau menjadi inspirasi bahwa kita adalah hanja ciptaannja jang lemah lagi tak berdaja, tanpan-Nja kita soenggoeh takberdaja. !
Wednesday, October 11, 2006
PROKLAMASI

PROKLAMASI Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaanja Hal-hal mengenai kekoeasaan dan lain-lain diselenggaraken dengan cara seksama dan dalam tempo sesingkat-singkatnja Jakarta, Tanggal 17 Boelan 08 Tahoen 05 Atas nama bangsa Indonesia Soekarno Hatta
Teks dari pada proklamasi diatas meroepakan teks jang dibatjakan oleh pemimpin panglima besar revoloesi Soekarno. Dibatjakan hari jum'at tanggal 17 Agoetoes 1945 (ataoe tahun 05 dalam calender Jepang). Tempat pembatjaannya sekarang menjadi taman monoemen proklamsi, disana terdapat tugoe peringatan jang dahoeloe adalah tidak laen meroepaken seboeah roemah bersejarah. Sekarang di tempat itoe dibangoen seboeah prasasti yang ditempatkan poela patoeng doea orang proklamator jaitoe Soekarna-Ir. dan Mr. Moh. Hatta. Soedara pembatja jang terhormat, sedikit tambahan bahwasannja pada saat itoe bertepatan dengan boelan agoeng jaitoe boelan Ramadhan, ja sekali lagi boelan ini menjadi sesoeatoe jang berharga, pemimpin bangsa tidaklah ragoe2 lagi. Seboeah harapan dan juga permohonan agar kemerdekakaan jang telah dinjataken mendapat berkah dari pemilik semesta alam jaitoe Allah SWT.
Kini kemerdekaan di tahoen 45 itoe dapat dipertahankan oleh para pejoeang para syuhada, semoga Allah memberinja tempat jang layak-amien. Kiranja sidang pembatja jang terhormat dapat merenoengi betapa nikmat kemerdekaan sa'at ini beloem lagi merata, oetoek itu janganlah kita malah menjadi beban bangsa, dan mari teroes belajar, seraja bersjoekoer dan berkarja selagi hajat masih dikandoeng badan. mudah-mudahan
Kini kemerdekaan di tahoen 45 itoe dapat dipertahankan oleh para pejoeang para syuhada, semoga Allah memberinja tempat jang layak-amien. Kiranja sidang pembatja jang terhormat dapat merenoengi betapa nikmat kemerdekaan sa'at ini beloem lagi merata, oetoek itu janganlah kita malah menjadi beban bangsa, dan mari teroes belajar, seraja bersjoekoer dan berkarja selagi hajat masih dikandoeng badan. mudah-mudahan
Saturday, October 07, 2006
TELOER ATAOE AJAM

Kiranya para blogger soedah mengetahoei daripada perihal perselisihan antara teloer dan ajam. Perdebatan ini sering dimoelai dengan pernjataen seseorang daripada kita manoesia. "lebih dahulu telur ataoe ajam..?". Hal ini sering membingoenken daripada halayak ramai, yang tentoenya terpercik suatoe sifat berfikirnya. Sering poela pertanjaan ini menjadi serioes sekali, manakah jang lebih dahoeloe apatah teloer, ataoekah ajam.
Perdebatan clasic macem ini joega telah dicobajawab oleh orang-orang zaman pertengahan (abad ke-15 an tentoenya). Para tjerdik pandai termasoek Aboe Noewwas (populer dgn Aboe Nawas). Aboe Noewwas dikenal seorang jang lutjoe, jenaka dibalik kejenioesannya. Bolehlah saya mengetengahken daripada kisahnya secara singkat menjawab masalah orang ramai ini. Soeatoe kali jenius van Baghdad ini ditanja masalah dalem judul diatas. Menggunaken metode yang sahih dan jernih sang Aboe kita ini menjelasken setjara gamblang, ia berkesimpoelan ajamlah jang lebih dahoeuloe ada!. Agaknya aliran empiric memang telah berkembang disana roepanja. Sang jenioes nan kotjak ini menjawab dengan menghadirken daripada perihal2 jang dipersoalkan. Pertanjaannya ditelisik, yaitoe ajam dan teloer, jang ingin diketahoei mana jang lebih dahoeloe muncul ataoe mawjoed di dunia. Abu Nuwwas dimoeka orang ramai coba memboektikan dia letakken doea jenis antara ajam dan teloer, dalam jarak tertentoe ajam itu mendekati dan mematoek-matoek teloer, dan ajamlah yang lebih dahoeloe bergerak katanja.....karenanya ajamlah jang lebih dahoeloe ada !!!
Bagi kita saat ini, memang kadang lebih singkat lagi jawabnja. Maksoednja kita hanya menoenggoe pertanyaen dari pada si penanja. Jawabnya aken selaloe berbeza. Soedah barang tentoe aken berbeza, ketika ajam jang didahoeloekan dari pertanyaan...manakah jang lebih dahoeloe ajam ataoe teloer..maka ajam jawabnja..dan aken terjawab teloer jika teloer jang lebih dahoeloe.
Bagaimana dengan ahli2 kita saat ini, maksudnja para ahli biology misalnya. Sahaya coba joega jelaskan disini. Pembatja moenkin haroes lebih cermat membatja kalimat2 sahaya ini. Teori daripada penciptaan menjakini bahawa, kehidupan dimoelai dari sesoeautu jang sederhana jaitoe unsoer2 semacam hidrogen, ocsigen, belerang, fosforus, carbon dsb. Oensoer2 ini kemoedian saling bereaksi, dan poesat reaksi ini salah satoenja dijakini terjadi di laoetan, mengapa ? Laoetan dengan keadaannja itoe (ada air, garam2an, dan mineral) sangatlah memoengkinkan oentoek terbentoeknja kehidoepan awal. Anda tentoe ingat soup kehidoepan, jang kualinja adalah laoet jang maha loeas itoe.
Kedua, setelah beberapa sa'at maka bermoencoelanlah makhloek2 sederhana, kemudian berkembang beraneka ragam jenis makhloek jang lebih complex. Makhloek2 itoe ada jang menjembatani menjadi makhloek lainnja. Anda ingat, sapi diseboet2 berkerabat dekat dengan ikan paoes..? Begitoelah makhoek2 ini berpisah diandaikan setelah melaloei soengai jang sama, kemudian sungai2 itoe membentoek anak2 soengai, beratoes-ratoes ngarai. Makhloek2 jang satoe genetic dan satoe rumpoen itoe haroes rela berpisah karena satoe alasan tertentoe (Tjontoh sepele yaitoe danao Toba jang menjenderi). Maka ajam jang anda kenal pada hari ini adalah derivasi dari makhloek terdahoeloe jang tentoenja tidak seperti ajam sekarang ini. Jadi jawab para saintis menoeroet sahaja adalah, lebih doeloe ajam daripada si teloer, makin bingung.....wadoeh jangan ja !!!
Subscribe to:
Posts (Atom)